Ciri lowongan palsu dan cara memeriksa legalitas perusahaan sebelum melamar
Penipuan berkedok lowongan kerja masih terus beredar, terutama lewat grup WhatsApp, media sosial, dan pesan pribadi. Pelakunya menyasar orang yang sedang sangat membutuhkan pekerjaan, sehingga tawaran yang terdengar mudah terasa seperti jalan keluar. Kabar baiknya, sebagian besar lowongan palsu meninggalkan jejak yang bisa Anda periksa sendiri dalam beberapa menit.
Pegangan paling penting: proses rekrutmen yang sah tidak memungut biaya dari pelamar. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa bila ada pungutan dalam proses rekrutmen, hampir pasti itu modus penipuan.
Tanda bahaya yang perlu diwaspadai
- Diminta membayar biaya pendaftaran, administrasi, pelatihan, seragam, tes kesehatan, atau tiket perjalanan, sering dengan alasan "nanti diganti setelah gajian".
- Gaji tinggi untuk posisi yang tugasnya kabur, misalnya "admin online Rp8 juta, kerja dari rumah, tanpa pengalaman".
- Email dari domain umum (seperti @gmail.com) yang mengaku sebagai perusahaan besar, dan tidak ada alamat kantor yang jelas.
- Wawancara instan lewat chat, lalu langsung dinyatakan lolos tanpa undangan resmi atau tahapan seleksi.
- Diminta mengirim foto KTP, KK, swafoto dengan KTP, atau data rekening sebelum ada proses seleksi yang jelas.
- Diminta mengunduh aplikasi dari tautan tak dikenal, atau diberi "tugas" berbayar seperti menyukai video lalu diminta deposit agar komisi bisa dicairkan.
Cara memeriksa legalitas perusahaan
Pemeriksaan ini tidak butuh keahlian khusus. Lakukan berurutan, dan simpan tangkapan layar hasilnya bila Anda masih ragu.
- 1Minta nama badan usaha lengkapTanyakan nama resmi seperti "PT Sinar Contoh Abadi", bukan hanya merek atau nama toko.
- 2Cek NIB di OSSPerusahaan yang beroperasi di Indonesia umumnya punya Nomor Induk Berusaha; situs oss.go.id menyediakan menu pencarian NIB pelaku usaha.
- 3Cek nama badan hukumUntuk PT, CV, atau yayasan, nama badan usaha bisa dicek di AHU Online (ahu.go.id) milik pemerintah.
- 4Bandingkan dengan kanal resmiPastikan lowongan yang sama tercantum di situs atau akun media sosial resmi perusahaan, atau hubungi kantornya langsung lewat nomor di situs resmi.
- 5Periksa rekening tujuanBila diminta transfer, cek dulu nomor rekening atau dompet digital itu di cekrekening.id milik Komdigi.
- 6Cocokkan alamatCari alamat kantor di peta; alamat rumah tinggal, ruko kosong, atau kamar hotel patut dicurigai.
Ingat batasannya: hasil cekrekening.id yang bersih hanya berarti rekening itu belum pernah dilaporkan, bukan jaminan aman. Begitu pula, perusahaan yang terdaftar bisa saja dicatut namanya oleh penipu. Karena itu, langkah membandingkan dengan kanal resmi perusahaan tetap penting.
Contoh pesan yang patut dicurigai
"Selamat, Anda lolos seleksi administrasi PT XYZ. Silakan transfer Rp350.000 untuk biaya tes kesehatan ke rekening berikut paling lambat hari ini agar kursi Anda tidak diberikan ke kandidat lain." Pesan seperti ini memadukan tiga tanda bahaya sekaligus: pungutan biaya, rekening pribadi, dan tekanan waktu.
Anda bisa membalas dengan tenang: "Terima kasih. Boleh saya minta undangan resmi lewat email perusahaan dan nomor kantor yang bisa saya hubungi untuk konfirmasi?" Perekrut yang sah tidak keberatan dengan pertanyaan ini.
Data pribadi: apa yang wajar dan kapan
Pada tahap melamar, CV, nama, nomor kontak, dan email sudah cukup. Dokumen seperti fotokopi KTP, NPWP, atau nomor rekening untuk penggajian biasanya baru diminta setelah Anda menerima tawaran kerja tertulis dan proses administrasi karyawan dimulai. Bila data itu diminta di awal, tanyakan dulu untuk apa dan siapa yang menyimpannya.
- Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi dengan alasan apa pun.
- Bila terpaksa mengirim foto KTP, beri tanda air seperti "Hanya untuk lamaran PT ... tanggal ...".
- Jangan menyerahkan ijazah asli sebagai jaminan tanpa tanda terima dan perjanjian kerja yang jelas.
Lowongan kerja ke luar negeri
Tawaran kerja di luar negeri perlu kewaspadaan ekstra. Kemnaker menyoroti modus akun perseorangan yang tidak terdaftar sebagai perusahaan penempatan pekerja migran (P3MI), disertai pungutan pendaftaran dan permintaan data pribadi. Pastikan Anda berangkat lewat jalur resmi dan periksa status perusahaannya ke instansi pemerintah yang menangani pelindungan pekerja migran.
Perlindungan di KarirResmi
- Lencana Terverifikasi diberikan bila NIB perusahaan cocok dengan data perizinan.
- Sistem mendeteksi dan menahan lowongan yang berpola penipuan sebelum tayang.
- Pelamar tidak pernah dipungut biaya apa pun di KarirResmi.
- Kontak Anda disembunyikan dari perusahaan sampai Anda lolos seleksi berkas.
Jika menemukan atau terkena penipuan
Jangan mentransfer uang dan jangan mengirim dokumen pribadi. Di KarirResmi, gunakan tombol Laporkan pada halaman lowongan agar tim kami meninjaunya. Kemnaker juga menerima pengaduan lewat situs resminya dan hotline 1500 630.
Rujukan
- ANTARA — Kemnaker imbau masyarakat selektif terhadap info lowongan kerja (13 Jan 2025)
- OSS — Online Single Submission (pencarian NIB)
- JDIH Komdigi — Infografis CekRekening.id
Informasi ini bersifat umum. Untuk keputusan penting, periksa aturan terbaru di sumber resmi atau konsultasikan dengan pihak berwenang.