Lewati ke konten
KarirResmi bagian dari Resmi.ID
Kembali ke Tips karier Gaji & negosiasi

Cara menyebut ekspektasi gaji tanpa merugikan diri sendiri

Pertanyaan "Berapa ekspektasi gaji Anda?" sering membuat pelamar gugup. Angka yang terlalu rendah merugikan Anda bertahun-tahun, karena kenaikan gaji berikutnya biasanya dihitung dari angka awal. Angka yang terlalu tinggi tanpa alasan bisa menghentikan proses. Kuncinya adalah data dan cara menyampaikan.

Tim Resmi.ID · 5 menit baca ·
Ilustrasi artikel: Cara menyebut ekspektasi gaji tanpa merugikan diri sendiri Foto: Recha Oktaviani / Unsplash

Langkah 1: riset kisaran pasar

Mulailah dari lowongan sejenis di kota yang sama dan tingkat pengalaman yang mirip. Di KarirResmi, banyak lowongan mencantumkan kisaran gaji secara terbuka; kumpulkan lima sampai sepuluh contoh, lalu lihat batas bawah dan atasnya.

Sebagai gambaran umum, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh nasional pada Agustus 2025 sekitar Rp3,33 juta per bulan, dengan perbedaan cukup lebar antarsektor: sektor informasi dan komunikasi tertinggi (sekitar Rp5,28 juta), sedangkan aktivitas jasa lainnya terendah (sekitar Rp1,97 juta). Angka ini rata-rata nasional, jadi gunakan sebagai konteks, bukan patokan untuk posisi tertentu.

  • Cek upah minimum yang berlaku di kabupaten/kota tempat Anda akan bekerja sebagai batas paling bawah.
  • Tanyakan kepada kenalan di industri yang sama, misalnya "Untuk posisi seperti ini di Surabaya, kisarannya biasanya berapa?"
  • Perhatikan apakah angka di lowongan itu gaji pokok saja atau sudah termasuk tunjangan.

Langkah 2: hitung kebutuhan dan nilai Anda

  1. 1Hitung biaya hidupJumlahkan biaya tempat tinggal, transportasi ke lokasi kerja, makan, dan tanggungan keluarga.
  2. 2Tentukan batas bawahAngka terendah yang masih membuat Anda nyaman, setelah memperhitungkan biaya tambahan seperti pindah kota.
  3. 3Catat nilai tambahPengalaman, sertifikasi, atau keahlian khusus yang dicari lowongan dan bisa membenarkan angka di atas rata-rata.
  4. 4Susun rentangBuat rentang dengan batas bawah sedikit di atas angka minimum Anda, selebar kira-kira 10–20%.
Bandingkan total paket, bukan hanya gaji pokok. Tunjangan transportasi dan makan, lembur, bonus, asuransi kesehatan tambahan, dan pola kerja hibrida bisa membuat dua tawaran dengan gaji pokok sama terasa sangat berbeda.

Langkah 3: sampaikan dengan tenang

Bila ditanya di awal proses, Anda boleh menyebut rentang sambil membuka ruang diskusi:

"Berdasarkan pengalaman saya tiga tahun di bidang ini dan kisaran lowongan serupa di Jakarta, ekspektasi saya di Rp7–8 juta per bulan. Tentu saya terbuka berdiskusi, tergantung lingkup tanggung jawab dan tunjangan yang ditawarkan."

Bila Anda merasa belum cukup informasi tentang posisinya, Anda bisa sopan bertanya balik dulu:

"Sebelum menyebut angka, boleh saya tahu kisaran yang sudah dianggarkan untuk posisi ini? Saya ingin memastikan ekspektasi saya sesuai dengan lingkup kerjanya."

Bila perusahaan meminta angka di formulir, isi dengan batas tengah rentang Anda, bukan batas bawah. Sebut gaji kotor atau bersih secara jelas agar tidak terjadi salah paham.

Bila ditanya gaji terakhir

Sebagian perusahaan menanyakan gaji di tempat kerja sebelumnya. Jawablah jujur, karena angka ini bisa dicek lewat slip gaji atau referensi. Namun Anda boleh mengarahkan pembicaraan ke nilai posisi yang baru, terutama bila tanggung jawabnya jauh lebih besar.

Contoh: "Gaji pokok saya saat ini Rp5,5 juta ditambah tunjangan transportasi. Untuk posisi ini, yang lingkupnya mencakup memimpin tim lima orang, ekspektasi saya di kisaran Rp7–8 juta." Cara ini jujur sekaligus menjelaskan mengapa angka baru Anda lebih tinggi.

Bila Anda lulusan baru dan belum pernah digaji, cukup katakan bahwa ini pekerjaan penuh waktu pertama Anda, lalu sebut rentang berdasarkan riset lowongan sejenis dan upah minimum di lokasi kerja.

Saat tawaran datang

  • Ucapkan terima kasih dan minta waktu satu sampai dua hari untuk mempertimbangkan; ini wajar.
  • Minta rincian tertulis: gaji pokok, tunjangan, status hubungan kerja, masa percobaan, dan tanggal mulai.
  • Bila angkanya di bawah harapan, ajukan satu angka balasan dengan alasan singkat, misalnya sertifikasi yang dibutuhkan posisi tersebut.
  • Bila gaji pokok sulit naik, tanyakan alternatif seperti tunjangan, evaluasi gaji lebih cepat, atau dukungan pelatihan.

Contoh balasan: "Terima kasih atas tawarannya, saya antusias bergabung. Mengingat posisi ini memerlukan sertifikasi K3 yang sudah saya miliki, apakah gaji pokok bisa disesuaikan ke Rp7,5 juta?"

Yang sebaiknya dihindari

  • Menyebut angka yang jauh di atas data pasar tanpa penjelasan.
  • Berbohong tentang gaji di tempat kerja sebelumnya.
  • Menerima tawaran lisan tanpa dokumen apa pun.
  • Menekan dengan tawaran perusahaan lain yang sebenarnya tidak ada.

Bila perusahaan mengirim surat penawaran kerja lewat KarirResmi, Anda bisa membaca seluruh rinciannya dan menandatanganinya secara elektronik melalui docs.resmi.id. Pastikan semua yang disepakati saat negosiasi sudah tertulis di surat itu sebelum Anda menandatanganinya.

Rujukan

Informasi ini bersifat umum. Untuk keputusan penting, periksa aturan terbaru di sumber resmi atau konsultasikan dengan pihak berwenang.

Siap melamar?Temukan lowongan dari perusahaan terverifikasi yang sesuai dengan keahlian Anda. Cari lowongan

Artikel lainnya