Memilih pekerjaan pertama: cara membandingkan dua tawaran atau lebih dengan tenang
Mendapat tawaran kerja pertama itu melegakan. Mendapat dua tawaran sekaligus justru bisa membingungkan: yang satu gajinya lebih besar, yang lain terasa lebih menjanjikan untuk belajar. Artikel ini membantu Anda menimbang pilihan secara terstruktur, bukan hanya dari angka di baris gaji.
Foto: Satria Perkasa / Unsplash
Di awal karier, yang Anda beli adalah pengalaman
Pekerjaan pertama jarang menjadi pekerjaan terakhir. Nilainya yang paling besar sering kali adalah keterampilan, kebiasaan kerja, dan rekam jejak yang Anda bawa ke langkah berikutnya. Selisih gaji kecil hari ini bisa tertutup cepat bila Anda berkembang lebih pesat di tempat yang tepat.
Karena itu, perhatikan empat hal berikut sebelum membandingkan nominal:
- 1Kesempatan belajarApakah ada pelatihan, rotasi tugas, atau proyek nyata yang bisa Anda tunjukkan nanti?
- 2Mentor dan atasan langsungAtasan yang mau menjelaskan dan memberi umpan balik sering lebih berharga daripada nama besar perusahaan.
- 3StabilitasApakah perusahaan dan timnya terlihat sehat, atau sering berganti orang dalam waktu singkat?
- 4Kecocokan tugasApakah pekerjaan sehari-hari sesuai dengan arah yang ingin Anda tuju dalam dua sampai tiga tahun?
Anda bisa menggali hal ini dengan bertanya saat wawancara atau setelah menerima tawaran, misalnya: "Seperti apa bulan pertama untuk posisi ini, dan siapa yang akan membimbing saya?"
Hitung kompensasi total, bukan gaji pokok saja
Dua tawaran dengan gaji pokok sama bisa sangat berbeda nilainya. Mintalah rincian tertulis dan bandingkan komponen yang sama dari setiap tawaran.
- Gaji pokok dan tunjangan tetap, misalnya tunjangan jabatan atau komunikasi.
- Tunjangan tidak tetap seperti uang makan dan transport harian yang bisa berkurang bila Anda izin atau bekerja dari rumah.
- Kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sejak hari pertama, serta asuransi tambahan bila ada.
- Jenis hubungan kerja: kontrak (PKWT) atau karyawan tetap (PKWTT), dan lama kontraknya.
- Hak cuti, kebijakan lembur, serta apakah ada bonus atau kenaikan berkala yang jelas dasarnya.
Jangan lupakan ongkos dan waktu perjalanan
Kantor yang jauh menggerus gaji dan tenaga. Hitung biaya perjalanan sebulan (bensin, parkir, tol, ojek daring, atau tiket KRL dan bus) lalu kurangkan dari kompensasi. Hitung juga waktunya: dua jam perjalanan pulang-pergi setiap hari berarti puluhan jam sebulan yang tidak bisa Anda pakai untuk istirahat atau belajar.
Bila salah satu tawaran mengharuskan pindah kota, masukkan biaya kos, makan, dan pulang kampung ke dalam hitungan. Tanyakan pula apakah perusahaan memberi bantuan relokasi.
Startup, korporasi, BUMN/pemerintah, atau UMKM
Tidak ada jenis tempat kerja yang selalu lebih baik. Masing-masing punya kelebihan dan risiko yang perlu Anda sadari.
- 1StartupTanggung jawab cepat besar dan banyak belajar lintas fungsi, tetapi arah bisnis bisa berubah dan sistem kerja belum selalu rapi.
- 2Korporasi besarProgram pelatihan dan proses yang tertata, tetapi peran bisa sempit dan kenaikan jabatan mengikuti jenjang.
- 3BUMN atau instansi pemerintahCenderung stabil dengan aturan yang jelas, tetapi proses seleksi panjang dan ruang inisiatif bisa terbatas.
- 4UMKMDekat dengan pemilik dan melihat bisnis secara utuh, tetapi fasilitas dan kepastian jenjang karier biasanya lebih terbatas.
Waspadai ikatan dinas dan klausul penalti
Beberapa program management trainee atau pelatihan mewajibkan ikatan dinas: Anda harus bekerja sekian tahun, dan bila keluar lebih cepat wajib membayar ganti rugi. Ini bukan selalu buruk, tetapi Anda harus tahu persis apa yang Anda setujui.
- Berapa lama masa ikatan dinasnya dan sejak kapan dihitung?
- Berapa nilai penalti, dan apakah menurun seiring masa kerja?
- Apa saja yang dianggap melanggar, termasuk bila Anda diberhentikan?
- Apakah ada permintaan menahan ijazah asli? Mintalah penjelasan tertulis dan pertimbangkan matang-matang sebelum setuju.
Untuk membaca pasal-pasal kontrak secara rinci, gunakan panduan kami tentang membaca surat penawaran dan kontrak kerja sebelum tanda tangan.
Daftar banding singkat
Tulis setiap tawaran berdampingan, lalu beri nilai 1 sampai 5 pada butir berikut. Tawaran dengan nilai tertinggi belum tentu yang Anda pilih, tetapi daftar ini membuat pertimbangan Anda lebih jujur.
- 1Pembelajaran dan mentorSeberapa jelas program pembinaan dan kualitas atasan langsung.
- 2Kompensasi bersihGaji dan tunjangan setelah potongan dan ongkos perjalanan.
- 3Perlindungan kerjaBPJS, jenis kontrak, dan hak cuti yang tertulis.
- 4Waktu dan tenagaLama perjalanan, jam kerja, dan pola lembur.
- 5Arah karierKesesuaian tugas dengan rencana dua sampai tiga tahun.
- 6RisikoIkatan dinas, penalti, dan kesehatan perusahaan.
- 7Rasa dari proses rekrutmenApakah Anda diperlakukan dengan jelas dan hormat.
Di Resmi.ID Karir, Anda juga bisa melihat apakah perusahaan memiliki lencana Terverifikasi (NIB cocok dengan data perizinan) dan lencana Responsif. Keduanya memberi gambaran tambahan, meski tetap bukan pengganti pertimbangan Anda sendiri.
Meminta waktu dan menolak dengan sopan
Wajar meminta waktu satu sampai beberapa hari untuk memutuskan. Sampaikan tenggat yang jelas, misalnya: "Terima kasih atas tawarannya. Bolehkah saya memberi jawaban paling lambat hari Jumat?"
Bila Anda memutuskan menolak, kabari secepatnya agar perusahaan bisa menghubungi kandidat lain. Contoh pesan:
"Selamat siang, Ibu Rina. Terima kasih atas tawaran posisi Staf Administrasi dan waktu yang diberikan selama proses seleksi. Setelah menimbang dengan saksama, saya memutuskan untuk menerima kesempatan lain yang lebih sesuai dengan rencana karier saya saat ini. Saya sangat menghargai proses yang profesional dan berharap kita dapat terhubung kembali di lain waktu. Salam, Dimas."
Bila surat penawaran dikirim lewat Resmi.ID Karir, Anda bisa membacanya dan menandatanganinya secara elektronik melalui docs.resmi.id setelah benar-benar yakin. Ingat juga bahwa pelamar tidak pernah dipungut biaya di Resmi.ID Karir; tawaran yang meminta uang dari Anda patut dicurigai.